Indonesian
Conference
of Religion and
Peace

Login
Logo ICRP
House Of Peace

Gerakan Solidaritas Perantau Jabodetabek Untuk Muaro Pingai

Beranda

Gerakan Solidaritas Perantau Jabodetabek  Untuk Muaro Pingai

Gerakan Solidaritas Perantau Jabodetabek Untuk Muaro Pingai

Kategori
Beranda
Dipublikasikan
30 November 2025

Isi Artikel

JAKARTA – Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP) melalui saluran ICRP TV menggelar Talkshow bertajuk "Sumatera Bangkit" pada Sabru (29/11).


Diskusi ini menjadi momentum konsolidasi gerakan solidaritas antara Perantau Muaro Pingai di Jabodetabek dan ICRP, untuk membantu korban banjir bandang (Galodo) yang menerjang Dusun Muaro Pingai, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pada 27 November lalu.

Acara yang dipandu oleh Host Direktur Eksekutif ICRP Ilma Sovri Yanti ini menghadirkan tiga narasumber utama, yaitu Ridho Rulia Pradana (Perwakilan Perantau/Pemuda), Ria Anora (Tim Koordinasi Lapangan), dan Datuk Barabanso Miradi (Tokoh Adat/Niniak Mamak).


Kondisi Kritis: 95% Warga Terdampak


Dalam diskusi tersebut terungkap data memprihatinkan bahwa dari total 2.655 jiwa penduduk Muaro Pingai, sekitar 2.325 jiwa atau hampir 95% warga terdampak langsung oleh bencana ini.


Bencana ini melumpuhkan 4 dari 5 jorong yang ada di nagari tersebut, mematikan akses, kehilangan saya ekonomi dan aktivitas warga.


Gerakan Perantau Muaro Pingai Jabodetabek dan Sekitarnya


Ridho Rulia Pradana, inisiator dari kalangan pemuda perantau, menjelaskan bahwa komunitas perantau Muaro Pingai di Jabodetabek segera mengaktifkan kembali jejaring sosial mereka.


Sejarah terbentuk sejak 1970. Kemudian saat tahun 2020 jaman Covid, perkumpulan bergerak secara sosial, jika ada yang sakit, musibah dan meninggal. Begitupun tahun 2025 untuk merespons bencana ini.


"Kami telah mendirikan Posko Darurat di Jalan Haji Daiman Cipadu, Ciledug, Tanggerang, dan membentuk kepanitiaan yang mencakup bidang kesehatan, umum, dan logistik," ujar Ridho.


Hingga saat talkshow berlangsung, posko ini telah mengumpulkan ribuan bantuan berupa pakaian, selimut, dan dana tunai dari solidaritas perantau dan warga sekitar. Yang akan segera di kirim via ekspedisi malam ini, jelasnya.


Seruan Niniak Mamak dan Kearifan Lokal


Tokoh Adat Datuk Barabanso Miradi menyerukan filosofi Minang "Sayang kampung ditinggal-tinggalkan," yang bermakna kepedulian perantau kepada kampung, yang selalu rindu kampung halaman. Meski di rantau hati kami rindu kampung. Sehingga kampung halaman harus tetap hidup meski raga berada di rantau.

"Saya menghimbau seluruh perantau, tidak hanya di Jakarta tetapi juga di Riau, Jambi, dan wilayah lain, untuk membantu kampung kita sesuai kemampuan. Ini adalah bencana nasional bagi kami yang harus mendapat perhatian," tegas Datuk Barabanso.


Ia mengapresiasi respons cepat perantau yang secara spontan mengirimkan bantuan logistik tanpa perlu dikomandoi.

Tantangan Distribusi: Menembus Isolasi via Dermaga Danau Singkarak


Ria Anora memaparkan tantangan berat di lapangan. Karena akses darat terputus total dan belum bisa dilalui kendaraan, distribusi bantuan dari perantau terpaksa dilakukan melalui jalur air melintasi Danau Singkarak.


Namun Bapak Wali Nagari kami di rapat zoom tadi bersama kami, menjelaskan mulai hari ini lumpur dan berbagai barang yang terseret akan berupaya untuk di bersihkan, minimal kendaraan motor bisa lewat, meski belum semua. Kendaraan yang memiliki sasis tinggi, seperti off road bisa masuk.

"Bantuan dikumpulkan di satu titik di Masjid Raya Al Kautsar, kemudian tim yang dibentuk akan menyalurkannya ke empat titik pengungsian utama, yaitu SMP Negeri 2 Junjung Sirih (Parak Jua) , Kampuang Baru (Jorong Koto), SDN 08 Muaro Pingai (Ateh Bukik) , dan Lumbung Padi (Parak Jua) ," jelas Ria.


Koordinasi intensif juga dilakukan dengan Dinas Sosial, Kapolsek, dan anggota dewan setempat untuk memastikan bantuan tepat sasaran.


Aksi Bersama ICRP


Melalui talkshow ini, menegaskan komitmennya sebagai pendukung para perantau yang bekerja untuk Muaro Pingai dalam mendukung tanggap bencana dari perantau Muaro Pingai di Jabodetabek dan sekitarnya.


Kami tentu siap bersama sama perantau Muaro Pingai mendukung para korban yang sedang menghadapi situasi tanggap darurat. Guna mendukung kebutuhan korban banjir bandang, jelas Ilma.


Host Ilma Sovri Yanti menutup acara dengan ucapan terima kasih kepada para donatur, termasuk pihak swasta seperti Garuda Food yang hari ini bantuannya langsug sampai di lokasi dan telah di terima Wali Nagari.


Begitu juga para perantau dari Jambi yang telah bergerak cepat.


Hari ini ribuan sandang, pangan dari Jabodetabek, sudah masuk ekspedisi malam ini, diperkirakan 2 sampai 3 hari akan segera sampai. Karena kita tahu keluarga kami di kampung sangat membutuhkannya.


Namun bantuan awal sudah tiba di kampung Muaro Pingai tadi sore (29/11) dari Garuda Food berupa snack dan makanan. Datuk Barabanso Miradi mengucapkan terima kasih kepada Garuda Food yang telah membawa bantuannya melalui menyeberang perahu dari Dermaga Danau Singkarak. Sehingga dapat diterima warga yang masih terisolasi dengan baik, jelas Ilma.


Gerakan "Sumatera Bangkit" ini diharapkan dapat memulihkan kembali Muaro Pingai yang dikenal sebagai desa wisata ikonik di pinggir Danau Singkarak dan penghasil ikan bilis.

###


Tentang ICRP:


Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP) adalah organisasi lintas iman yang berdedikasi mempromosikan perdamaian dan bantuan kemanusiaan tanpa memandang latar belakang agama dan suku. Sejak tahun 2024 di pimpin oleh Ketua Umum Prof. Dr. Abdul Mu'ti yang juga Menteri Pendidikan, Dasar dan Menengah. Sedangkan Ilma Sovri Yanti ditunjuk sebagai pelaksana ICRP, dengan menjabat sebagai Direktur Eksekutif nya.

Artikel Terkait

Artikel lainnya dalam kategori yang sama

Posko ICRP Terima Kunjungan Jasa Raharja dan Samsat Kota Solok
Beranda

Posko ICRP Terima Kunjungan Jasa Raharja dan Samsat Kota Solok

SOLOK – PT Jasa Raharja Cabang Sumatera Barat bersama UPTD Samsat Kota Solok kembali menunjukkan komitmen kepedulian sos...

17 Dec 2025

Baca Selengkapnya
ICRP Rayakan Hari Toleransi Internasional
Beranda

ICRP Rayakan Hari Toleransi Internasional

Ada yang menarik di Car Free Day Minggu 16 November 2025 di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya Trotoar depan Gedung Kemen...

06 Nov 2025

Baca Selengkapnya
Festival Toleransi dan Budaya 2025
Beranda

Festival Toleransi dan Budaya 2025

🎉 MERAYAKAN KEBERAGAMAN! Festival Toleransi dan Budaya 2025 hadir dengan penuh warna! 🌈 🗓️ Minggu, 16 November 2025⏰...

06 Nov 2025

Baca Selengkapnya
Padang Sarai: PGI, ICRP, Muhammadiyah,  FKUB Bertemu di Gedung Dakwah Muhammadiyah
Beranda

Padang Sarai: PGI, ICRP, Muhammadiyah, FKUB Bertemu di Gedung Dakwah Muhammadiyah

ICRP menjembatani pertemuan Ketua Umum PGI dan Ketua Pimpinan Muhammadiyah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Barat bersama jej...

07 Aug 2025

Baca Selengkapnya
Profesor Pertama Di Kalangan Konghucu Indonesia
Beranda

Profesor Pertama Di Kalangan Konghucu Indonesia

Dialog santai namun bergizi bersama Dewan Pendiri ICRP Prof. Dr. Chandra Setiawan, MM., Ph.D.

03 Jul 2025

Baca Selengkapnya
Merayakan Keberagaman Merawat Ke-Indonesia-an
Beranda

Merayakan Keberagaman Merawat Ke-Indonesia-an

Merawat Indonesia Merawat Keberagaman

03 Jul 2025

Baca Selengkapnya
Bergabunglah dengan Gerakan Perdamaian

Bergabunglah dengan Gerakan Perdamaian

Jadilah bagian dari komunitas yang berkomitmen membangun perdamaian dan toleransi di Indonesia

Bergabung Sekarang